Health seeking Behavior and Specialis Minded

 

  1. Contoh kasus Health Seeking Behavior yaitu blau untuk mengobati gondongan (Parotitis/Mumps)

    http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQZZ9t13cTLAfJ_6EkqOTnuvhPkyPySICuB9hFIbQm98o7KXZ0wkA

    A. Alasan masyarakat menggunakan Blau yaitu karena blau mudah didapat, mudah digunakan dan biaya membeli blau lebih murah dibandingkan dengan memeriksakan anak ke dokter. Penggunaan blau untuk mengobati gondongan juga telah mnjadi mitos yang diwariskan secara turun-temurun.

    B.      Alternatif pemecahan masalahnya yaitu dengan membawa penderita ke tenaga kesehatan, setidaknya dibawa ke puskesmas terlebih dahulu. Tenaga kesehatan lebih tahu bagaimana cara menangani masalah gondongan dengan baik dan benar. Agar terhindar dari penyakit gondongan yaitu dengan mengonsumsi makanan yang mengandung yodium dalam kadar yang cukup. Selain itu bagi para bayi ataupun balita sebaiknya di imunisasi MMR (Mumps, Measles and Rubella) dalam rangka mencegah penyakit gondongan, campak dan cacar german sejak dini.

  2. Contoh kasus spesialis minded yaitu anak SMA yang terbiasa berwajah mulus tiba-tiba berjerawat langsung pergi berobat ke dokter spesialis kulit.

    http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQZ0FqocFbyhTS5ClzhH7sK7_NQyaPatntmQs0B4tyCXzXRmtr9

    A. Alasannya yaitu karena pasien menganggap penanganan dokter spesialis akan lebih baik dan lebih meyakinkan dibandingkan dengan menggunakan pengobatan biasa maupun dengan pengobatan dokter umum. Anggapan bahwa dokter spesialis adalah dokter yang ahli di bidangnya dan hasilnya pasti memuaskan.

    B. Alternatif pemecahan masalahnya sebelum berobat ke dokter spesialis lebih baik menggunakan pengobatan alami terlebih dahulu. Setidaknya ke puskesmas terlebih dahulu sebagai pelayanan kesehatan primer perseorangan. Dokter spesialis baiknya dijadikan rujukan apabila suatu maslah kesehatan sudah tidak memungkinkan untuk ditangani di Puskesmas.  Pengobatan dari dokter spesialis biasanya menggunakan obat kimia, obat kimia biasanya memiliki efek samping tersendiri dan akan berakibat ketergantungan. Pengobatan alami biasanya lebih aman meskipun memang hasilnya relatif lebih lama dibandingkan dengan pengobatan kimia. Contoh pengobatan alami yaitu bisa dengan menggunakan jus lidah buaya dan bisa juga dengan jeruk nipis. Alternatif lain yaitu dengan selalu menjaga kebersihan wajah agar terhindar dari Propionibacterium acnes sebagai bakteri penyebab jerawat. Tidak hanya kebersihan wajah akan tetapi berusaha lebih meningkatkan higiene perseorangan agar terhindar dari penyakit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s