Letupan Rasa

WARNING!!!
Puisi lama ditemukan pada folder HP yang telah usang,
tercipta saat penulis berada pada zona Al4y!
Jadi mohon maklumi jika didalamnya tersurat jelas unsur alaynya😀

      Berpaling Muka mencoba tak menerka

 

      Berpura tak tahu apa-apa

 

      tentangmu.. inginnya kuanggap tak berharga

namun, semakin lama berat terasa
seakan ingin meledak memecah tutupnya
semakin tertekan
kian menggila

bak melawan bom waktu
tetap letupan berderai
sampai kapan menge-press rasa
sampai kapan menjadi muna

bagai sembunyi di dalam air
buih nafasku tetap saja terlihat
seperti perasaanku ..
tetap diam lalu tenggelam, atau muncul saja agar bebas

lalu..ku cerminkan getarku di setiap laku
entah..bila harus dapat cibiranmu
atau dua tangan yang terpisah
saling bertepuk jadi satu

hei kau..
maafkan saja ini
jika bisa, aku takkan begini
tidakkah kau mengertiku
yang tak henti mengagumi

😀😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s